Perempuan dengan kecerdasan emosi tinggi lebih mudah mencapai orgasme dalam hubungan seksual. Dengan kecerdasan emosinya, perempuan menjadi lebih mudah berkomunikasi dengan pasangan dalam menyampaikan ekpektasi seks dan hasratnya.

Lemahnya kecerdasan emosi berpengaruh besar terhadap masalah disfungsi seksual pada perempuan. Sederhananya, kenali bagaimana kecerdasan emosi Anda, asah jika masih lemah, maka impotensi pada perempuan pun teratasi.

Demikian hasil sebuah studi yang melibatkan total 2.000 perempuan kembar. Profesor Tim Spector dari King's College London sengaja mencari responden kembar dalam penelitiannya karena akan lebih mudah menganalisa faktor genetik dan lingkungan yang mempengaruhi masalah kelainan seksual.

Meski survei menunjukkan sebagian besar perempuan tak bermasalah dengan orgasme, namun beberapa di antaranya mengalami kesulitan mencapai klimaks saat berhubungan seksual.
Ukurannya, jika perempuan memiliki kecerdasan emosi kurang dari 25 persen dari standar rata-rata, frekuensi orgasme tidak terlalu sering.

Penelitian ini membuktikan, kecerdasan emosi berdampak langsung pada peningkatan kemampuan perempuan dalam hubungan seks, terutama dalam menyampaikan keinginannya untuk mencapai klimaks kepada pasangan. Dengan memainkan emosi, perempuan menjadi lebih terbuka dan tak lagi sungkan meminta pasangan memuaskan hasratnya.

Hasil studi ini membuktikan, kecerdasan emosi yang tinggi dalam diri seseorang membuatnya bertumbuh dalam hal perilaku, dan menjadi bentuk terapi kognitif untuk memperbaiki kehidupannya.

Jadi, cobalah tes seberapa tinggi kecerdasan emosi Anda. Atau coba ukur kemampuan orgasme Anda. Jika sulit mencapainya, jangan-jangan Anda memang masih perlu mengasah kecerdasan emosi Anda!



Bosan atau kehabisan ide dengan tempat kencan yang itu-itu saja? Setiap akhir pekan hanya ke bioskop untuk menonton ataupun hanya makan malam? Coba beberapa tempat ini. Bisa jadi Anda berdua jadi punya hobi baru diakhir pekan.

1. Makan malam di pantai. Anda bisa mengunjungi restoran seafood yang bertebaran di kawasan Ancol, seperti Bandar Djakarta atau Jimbaran Resto. Restoran semacam ini menjual suasana, sehingga Anda akan menikmati suasana makan malam yang sungguh romantis. Sebaiknya kunjungi tempat ini pada akhir minggu, supaya Anda tidak terlalu terkena macet.

2. Pergi ke taman wisata. Di kawasan Cileungsi, Anda bisa mengunjungi Taman Wisata Mekarsari. Tempat ini mungkin lebih cocok untuk keluarga, tapi jika Anda ingin mendatanginya dengan pasangan pun tidak masalah. Mau main jetski, outbound, atau sekadar jalan-jalan dan nongkrong di kafe dengan pemandangan yang berbeda tentu cukup menyegarkan pikiran yang suntuk.

3. Mengunjungi lokasi pembuatan anggur. Kalau Anda sedang traveling ke Bali, jangan ke lokasi wisata yang itu-itu saja. Coba kunjungi Hatten Wines, tempat pembuatan anggur lokal yang berada di kawasan Sanur. Anda bisa melihat proses pembuatan anggur, sekaligus mencicipi berbagai produknya.

4. Ke tempat karaoke. Anda suka nyanyi? Tidak harus punya suara bagus, kok, untuk memuaskan keinginan menyanyikan lagu-lagu favorit Anda di tempat karaoke. Yang penting Anda berdua bisa melepaskan penat dengan "berteriak" bareng di bilik karaoke.

5. Aquarium bawah air. Datangi saja akuarium bawah air seperti di Seaworld, atau ke pulau-pulau kecil di kepulauan Seribu untuk snorkeling atau diving. Anda bisa menyentuh bintang laut, anak ikan hiu, kura-kura, atau kuda laut di kolam sentuh.

6. Adu balap. Anda bisa menjajal track go-kart di Redline Speedy Karting Go-kart di kawasan Gatot Subroto. Permainan ini memang cowok banget, tapi Anda pasti tertantang bisa sudah mencobanya. Jika tak mau kepanasan, mainkan saja gim balap bersama si dia. Pria akan senang bila pasangannya sesekali menemani dirinya main gim.

7. Berlatih golf. Mencoba olahraga baru ternyata mengasyikkan juga. Jadikan aktivitas ini sekadar untuk menikmati suasana baru. Siapa tahu Anda betul-betul tertarik untuk mempelajari golf. Bila tak ingin terlalu capek, Anda bisa main golf mini di Senayan.

8. Full treatment di spa. Tidak ada yang membuat tubuh lebih rileks daripada memanjakan diri dengan perawatan di spa. Untuk mendapatkan suasana yang benar-benar fresh, coba kunjungi spa yang terletak di luar kota, seperti di Kampung Sampireun, Garut, atau di Grage Sangkan Hotel Spa di Kuningan, Jawa Barat. Setelah lelah berkendara, tubuh langsung dimanja habis-habisan.

9. Nongkrong di teater, museum, atau galeri. Anda tidak harus menjadi penggila seni atau budaya untuk menikmati aktivitas di sini. Teater Salihara di kawasan Pasar Minggu tidak hanya mengadakan pertunjukan teater, tetapi juga musik, tari, dan film. Bila lapar Anda bisa jajan di pusat jajanan dengan pemandangan terbuka yang nyaman. Bisa juga di Vivi Yip Art Room di Promenade, kawasan Warung Buncit. Di Bandung, coba kunjungi galeri Nyoman Nuarta di Bali, dimana terdapat Nu Art Sculpture Park, N Cafe, dan galerinya.

Category: | 0 Comments


Kalau perempuan tidak percaya diri dengan ukuran payudaranya, maka pria tidak percaya diri dengan ukuran adik kecilnya alias penisnya. Saking tak percaya dirinya, mereka mencari cara apa saja untuk memperbaiki kekurangan mereka. Alasannya sama seperti perempuan saat membesarkan payudaranya: agar bisa memuaskan pasangan.

Sayangnya, sering kali dengan gegabah mereka langsung mendatangi tukang urut atau dukun yang dikabarkan punya kemampuan membesarkan penis. Seperti yang diceritakan Prof Dr Wimpie Pangkahila, SpAnd, FAAC, suatu ketika ia didatangi serombongan pria gagah yang baru pulang bertugas dari luar kota. Semua pria tersebut datang dengan keluhan yang sama, yaitu seputar penisnya.

''Penis mereka disuntik silikon cair. Memang jadi besar, tapi bentuknya mengerikan dan tidak dikenali lagi,'' ucap Prof Wimpie dalam talkshow bertajuk "Seks dan Kualitas Hidup yang Menyenangkan Walaupun Usia Bertambah" di Bentara Budaya Jakarta, Senin (1/2/2010).

Cara seperti ini jelas sangat tidak disarankan. Namun karena desakan untuk tampil lebih "greng", pria memang tidak memedulikan lagi risiko yang harus mereka tanggung. Ingin tahu apa saja usaha mereka untuk membesarkan dan memanjangkan penis?

1. Menyuntik penis dengan silikon cair atau kolagen.
2. Memompanya dengan tabung pompa.
3. Merendam penis di air teh, lalu diurut.
4. Merendamnya di dalam ramuan "ajaib" (yang hanya diketahui si tukang urut).
5. Datang ke dukun seperti Mak Erot untuk dipijat.
6. Menggunakan tongkat ajaib dari Kalimantan (biasa disebut Tongkat Ali atau akar pasak bumi).
7. Menggunakan obat-obatan yang diminum dan menjamin penis bisa membesar.

Jangan mengira bahwa cara-cara ini hanya dilakukan orang di kampung, lho. Orang-orang yang kaya dan berpendidikan pun banyak yang tergoda untuk melakukannya.

''Semua cara itu tidak ada yang benar. Kalau mereka datang terlambat akibat menggunakan alat-alat atau cara-cara itu, ada yang sampai harus diamputasi karena penis sudah mengeras seperti batu,'' paparnya.

Nah, ladies, ingatkan pasangan Anda untuk tetap percaya diri. Ukuran toh tidak memegang peran utama dalam kehangatan hubungan Anda. Masih banyak cara untuk mendapatkan kepuasan!

Category: | 0 Comments


Menurut survei yang dilansir situs pria askmen.com, belakangan ini tren hubungan pria dengan wanita yang lebih tua makin menanjak. Di masa lalu, kebanyakan orang berpikir bahwa wanita lebih cepat matang ketimbang pria, karenanya, untuk menyeimbangkan, disarankan untuk wanita mencari pria yang lebih tua, yang bisa membimbing. Lalu, apa alasan pria masa kini memilih wanita yang lebih tua? Penasaran? Berikut adalah alasan-alasan para pria untuk memilih berhubungan dengan wanita yang lebih tua:

Lebih Mandiri
Wanita yang lebih tua, biasanya tak masalah menghabiskan waktu untuk sendiri. Mereka memiliki banyak pengalaman dengan pria, dan terbiasa untuk menjalani hari sendirian. Karenanya, tak masalah bagi wanita yang lebih tua ketika pasangannya tidak selalu ada di sisinya setiap waktu. Para wanita ini dinilai tak terlalu bergantung atau butuh perhatian lebih, karenanya, lebih mudah untuk berhubungan dengan mereka.

Lebih Asertif
Secara umum, wanita yang lebih tua sudah menemukan jati diri mereka dan mengetahui apa yang mereka inginkan. Para wanita ini tak lagi merasa takut terhadap pria, ditambah lagi, mereka tak ingin membuang waktu bermain-main dengan perasaan. Umumnya, wanita di awal 20-an akan cenderung "tarik-ulur", atau berusaha membuat pasangannya cemburu, sementara para wanita yang lebih tua lebih suka berterus terang akan perasaan mereka. Bagi pria, keterbukaan dan kejujuran ini sangat menyenangkan.

Perbincangan yang Menarik
Komunikasi adalah salah satu hal yang penting dalam sebuah hubungan. Wanita yang lebih tua lebih paham banyak hal dan sudah berpengalaman dalam hidup, sehingga lebih banyak bahan untuk diperbincangkan. Selain itu, mereka pun memiliki cerita-cerita menarik, sehingga akan menjadi pasangan berbincang yang sangat menyenangkan. Perbincangan menarik akan membantu hubungan tetap menyenangkan meski percikan-percikan gairah fisik sudah mulai berkurang.

Punya Uang
Bagi pria, hal ini bukanlah yang terutama, tapi cukup penting. Karena, pria merasa memiliki pasangan yang bisa diandalkan dan tak perlu harus selalu bergantung kepada dirinya. Belum lagi pria pun tak harus mengkhawatirkan si wanita yang sewaktu-waktu butuh uang sementara dirinya pun sedang kekurangan.

Persahabatan yang Dewasa
Wanita-wanita yang muda seringkali terbelit masalah dalam hubungan persahabatan. Tak jarang, untuk bisa menjadi pasangan dari wanita muda, pria harus mendapatkan semacam "persetujuan" dari sahabat-sahabat wanita ini. Sementara wanita yang lebih dewasa, sudah bisa mempercayai keputusannya sendiri, tak harus selalu meminta pendapat sahabat-sahabatnya. Wanita dewasa sudah lebih percaya diri dan mandiri. Mereka pun sudah bisa memilah sahabat mana yang bisa mereka dengarkan.

Memiliki Selera yang Lebih Baik
Wanita yang lebih dewasa memiliki selera yang lebih baik dalam menghabiskan waktu bersama teman kencannya. Mereka sudah melewati masa-masa pemberontakan ala remaja, dan tak melulu ingin menjadi pusat perhatian layaknya gadis muda. Karenanya, mereka akan lebih memilih hal yang lebih tenang dan bermakna ketika memutuskan kegiatan atau tempat untuk berkencan.

Bukan Drama Queen
Wanita-wanita muda cenderung emosional, karena mereka banyak merasakan pengalaman pertama. Sehingga, histeria yang dialami sangat terasa seperti drama. Cinta pertama, putus dari pacar pertama, dikhianati untuk pertama kalinya, dan masih banyak lainnya. Karena kurangnya pengalaman, para wanita muda seringkali terlalu membesar-besarkan masalah. Sementara wanita yang lebih dewasa dinilai lebih bisa menghadapi masalah lebih baik, mereka bisa dengan tenang menghadapi tekanan dan masalah, bahkan cenderung bisa menyelesaikan masalah sendiri dengan baik.

Pengalaman dalam Berhubungan
Wanita dewasa tahu bagaimana menghadapi masalah dan hari-hari penuh kesengsaraan yang diakibatkan oleh hubungan karena mereka sudah pernah mengalaminya. Wanita dewasa sudah mampu mengukur dan mampu menghadapi persoalan seputar hubungan. Alhasil, karena kedewasaannya ini, wanita yang lebih tua bisa menjaga hubungan lebih baik.

Menghargai Waktu
Karena wanita dewasa sudah mengerti apa saja hal-hal penting dalam hidup, mereka lebih bisa mengapresiasi waktu yang dilewati, tanpa perlu mengumbar emosi berlebihan. Kebanyakan wanita yang masih muda menganggap hubungan atau hidup secara umum dengan kacamata yang sangat serius. Sementara para wanita dewasa memandang pria dari nilai kepribadiannya. Ia sudah tahu ada apa di luar sana, dan ia pun tahu bagaimana menghargai waktu dan tidak menyia-nyiakan apa yang ia punya begitu saja.

Category: | 0 Comments